Contoh Iqama

Seperti sobat TKI yang berada di Saudi ketahui, memegang serta memiliki sebuah iqama sangatlah penting. Karena iqama merupakan dokumen legal bagi ekspatriat atau warga asing yang tinggal di Arab Saudi, diperuntukkan sebagai ijin tinggal di negara tersebut.

Iqama bisa dikatakan sebagai kartu identitas ijin tinggal bagi warga asing. Semua orang yang tiba di Arab Saudi dengan visa kerja perlu mendapatkan ijin tinggal. Bagi pemegang iqama, mereka mendapatkan manfaat seperti yang telah dibahas pada Jenis-jenis Klasifikasi Iqama di Arab Saudi.

Selain manfaat, iqama hadir dengan beberapa syarat dan ketentuan yang tercantum di bawah ini.

10 Syarat & Ketentuan Iqama

1. Kewajiban Majikan Atas Pembuatannya

Sesaat setelah ekspatriat tiba di Arab Saudi, dalam keadaanya yang masih belum bekerja. Maka, sebuah kewajinan majikan untuk mengurusi ijin tinggal bagi mereka sebagai karyawannya, ini memungkinkan mereka untuk bepergian ke suatu tempat secara bebas di Arab Saudi.

2. Disimpan Majikan Bila Keluar Negri

Apabila ekspatriat pergi keluar negri atau cuti ke negara asalnya dengan visa re-entry, maka majikan diharuskan menyimpan iqama ekspatriat tersebut. Terkecuali dalam kasus visa exit, seharusnya majikan menonaktifkan iqama karena ekspatriat kembali ke negara asalnya dan tidak kembali ke Arab Saudi.

3. Lapor Saat Kehilangan

Jika ekspatriat kehilangan iqamanya, maka diharuskan untuk melapor ke polisi serta otoritas paspor.

4. Sanksi Tanpa Iqama

Bila ekpatriat ditemukan tanpa iqama dan tidak dilaporkan, maka ia akan terkena denda berat hingga dideportasi ke negara asal.

5. Masa Pembaruan Iqama

Iqama memiliki masa kadaluarsa setidaknya 1 tahun, proses pembaruan mengevaluasi pemegang ijin dan harus segera diperbarui 3 hari sebelum masa berlakunya habis. Jika tidak, denda berat akan dihadapinya. Begini Cara Cek Masa Berlaku Iqama Tanpa Absher

6. Ijin Tinggal Istri & Anak

Untuk istri dan anak-anak ekspatriat di bawah usia 18 tahun diijinkan tinggal dibawah ijin tinggal pemilik rumah. Sedangkan, anak-anak diatas usia 18 tahun harus mengikuti prosedur terpisah untuk memperbarui iqama mereka.

7. Berurusan dengan Polisi

Apabila seorang petugas polisi meminta iqama atau ijin tinggal, maka ekspatriat berkewajiban untuk menunjukkannya. Jika tidak, akan mengakibatkan hukuman baginya sesuai hukum yang berlaku.

8. Tidak Dialihkan Kepada Orang Lain

Iqama tidak untuk diserahkan, dialihkan atau disimpan orang lain selain pihak berwenang. Bahkan tindakan seperti menggadaikan ijin sangat dilarang.

9. Tidak Dibolehkan Bekerja atas Iqama Tertanggung

Orang yang diijinkan untuk tinggal dibawah ijin tinggal pemilik rumah (tanggungan seorang ekspatriat, seperti istri dan anak-anak dibawah usia 18 tahun). Bagi mereka tidak diijinkan untuk bekerja sampai pihak berwenang terkait mengijinkan mereka. Bila aturan ini tidak diindahkan, maka mereka akan didakwa sesuai hukum yang berlaku.

10. Dilarang Merekrut Pekerja Tanpa Iqama

Merupakan kewajiban perusahaan dan individu untuk tidak mempekerjakan ekapatriat yang tidak memiliki ijin tinggal atau ijin kerja. Pemberi kerja harus mendapatkan ijin untuk karyawannya, selain itu mempekerjakan seseorang yang telah disponsori oleh orang lain sangat melanggar hukum, akibatnya akan dikenai sanksi hukum.

Berikut penjelasan 10 syarat dan ketentuan mengenai iqama atau ijin tinggal yang layak diketahui bagi sobat TKI yang bekerja di Arab Saudi. Jika ada pembaruan lain yang mungkin kami tidak ketahui, boleh sobat TKI memberikan saran di komentar di bawah yah!

Jika sobat TKI ingin diskusi lebih lanjut atau ada hal yang ingin ditanyakan, silakan tinggalkan komentar di comment section. Penulis akan berupaya untuk menjawab dan berdiskusi dengan para pembaca di sini.

Untuk pembaruan berita Serba TKI terkini & terupdate, sobat TKI dapat bergabung dengan grup WhatsApp Serba TKI ataupun Channel Telegram kami.